Thursday, 21 April 2011

FF SHINee : The Sweet Summer (After Story)

sebenernya inti dari kisah sweet summer itu adalah FF after story ini. bisa dibilang ini tuh recape dari semua part (*plak! sok inggris!). dan disini juga bakal ada satu cameo yang belum pernah muncul di part sebelum2nya. penasaran? cekidot wae lah...
The Sweet Summer

Tittle        : The Sweet Summer [After Story]
Author        : Ichaa Ichez Lockets
Cast    : Shin Hye Rin, Shin Eun Kyo, Lee Taemin, Kim Ki Bum (Key), Choi  Minho, Kim JongHyun (Jjong), Lee Jin Ki (Onew).
Genre    : Friendship, Romance.
Length    : Series (Chaptered)

 

    “Hosh…hosh…” Taemin terus menambah laju sepedanya melewati jalanan yang sepi ditengah hamparan sawah yang menghijau. Meski namja itu sudah mulai lelah, ia tetap semangat mengayuh sepeda sambil sesekali membenarkan tas sekolah yang tergendong di punggungnya.
    Ia akan terus menambah laju sepedanya sampai pintu sanggojae Hye Rin mulai terlihat.
    “Noona!” teriak Taemin begitu sampai. Di jatuhkannya sepeda itu disembarang tempat.
Tanpa menunggu reaksi dari dalam, langsung saja Taemin masuk dan berteriak sekali lagi.
    “Noona!!” Taemin mulai berjalan cepat menuju ruang tamu.
    “Ada apa Taemin? Kenapa kau berteriak keras sekali?” tanya Hye Rin dari arah dapur, yang spontan membuat Taemin kaget.
    “Eh Hye Rin noona! Noona, ini aku membawa…” Sebelum sempat Taemin mengeluarkan sesuatu dari sakunya, Hye Rin justru memotong lebih dulu.
“Hey sini.” Ucap Hye Rin santai sambil mengajak Taemin menuju ruang makan. Disana ia bisa menemukan sosok Eun Kyo dan juga Onew yang tengah duduk di meja makan.
    “Duduklah disini.” Perintah Eun Kyo. “Ayo makan siang bersama kami.”
    Taemin pun mengikuti saran Eun Kyo dan duduk tepat disebelah Hye Rin.
    “Sebenarnya apa yang ingin kau sampaikan Taemin? Kenapa kau berteriak seperti tadi?” tanya Hye Rin sambil menata piring diatas meja.
    “Ah iya!” Taemin menepuk kepalanya karena sempat lupa menyampaikan sesuatu yang menjadi tujuannya kemari. Kemudian namja itu kembali mengeluarkan sesuatu dari sakunya dan menyerahkannya pada Hye Rin.
    “Apa ini?” tanya Hye Rin penasaran melihat sebuah amplop yang diberikan Taemin padanya.
    “Itu sebuah tiket. Seseorang mengirimkannya padaku melalui sekolah. Disitu tertulis kalau tiket itu diberikan untuk kita ber-empat.” Terang taemin.
    “Coba kulihat.” Onew pun mengambil selembar tiket itu dari tangan Hye Rin kemudian ia mengamatinya. Disana tertulis nama acara dan sebuah alamat tempat acara itu diadakan.
    “Kurasa aku tahu tempat ini.” Ucap Onew kemudian.
***
    (backsound : Four Season)
    Kali ini Hye Rin benar-benar dibuat terkesima dengan pemandangan yang 180 derajat berbeda dengan keadaan di desanya. Ia bisa melihat gedung-gedung tinggi, berbagai fasilitas umum yang canggih serta jalanan yang ramai dipenuhi kendaraan.
    Tentu saja. Kini Hye Rin bukan lagi berada didesanya. Melainkan tengah berada di ibukota Korea Selatan, Seoul.
    Sejak pagi tadi, Hye Rin, Taemin, Eun Kyo serta Onew sudah berencana pergi ke Seoul untuk menghadiri acara yang tertera di tiket misterius itu. Sebelumnya mereka telah menaiki kereta api selama kurang lebih 6 jam, disusul dengan bus kota yang tengah mereka tumpangi sekarang.
    Taemin yang duduk di sebelah Hye Rin hanya bisa tersenyum menatap sikap polos noona kesayangan ini. Taemin tahu benar, bahwa rasa cinta yang dulu pernah menghinggapinya telah perlahan memudar. Perasaannya terhadap Hye Rin maupun Eun Kyo sama saja sekarang. Dia sudah menganggap Hye Rin dan Eun Kyo seperti kakak perempuanya. Tidak lebih.
    Hanya saja Eun Kyo telah memiliki Onew. Dan Taemin merasa bertanggung jawab untuk menjaga Hye Rin.
    Berjarak lima bangku didepan Hye Rin dan Taemin, terlihat Eun Kyo serta Onew yang asik mengobrol. Sesekali Hye Rin tersenyum memandang ke arah unnienya. Namun sesekali pula ia kembali menatap ke luar jendela.
    Tak lama kemudian tiba-tiba bus terhenti. Onew dan Eun Kyo yang duduk dibarisan depan bisa dengan mudah turun dari bus. Tapi tidak demikian dengan Taemin dan Hye Rin yang kebagian tempat duduk paling belakang. Dengan susah payah mereka berjalan lewat bagian tengah bus yang penuh sesak.
    Belum sempat mereka mencapai bibir pintu bus, bus itu sudah kembali berjalan. Membuat keduanya terjebak didalam tanpa perlawanan yang berarti.
    “Berhenti ahjussi!” teriak Taemin pada supir bus itu. Bagaimanapun juga ini kota Seoul. Baik Hye Rin maupun Taemin tidak tahu sama sekali mengenai jalanan di kota ini.
    Sayangnya teriakan Taemin tidak diindahkan oleh supir bus. Bus itu justru melaju semakin kencang membelah jalanan kota Seoul yang ramai.
    “Bagaimana ini Taemin? Apa kita berhenti disini saja lalu berjalan kaki menuju depan gedung tempat unnie turun tadi?” tanya Hye Rin sambil menggantungkan tangannya di pegangan bus dekat pintu.
    “Tidak bisa noona. Onew Hyung bilang, kita harus turun di halte bus.” Jawab Taemin mencoba untuk tidak panik. “Kukira kita bisa turun di halte bus berikutnya dan mencari bus yang berjalan ke arah berlawanan.” Usul Taemin yang kemudian dibalas anggukan oleh Hye Rin.
    Sementara itu kepanikan juga dirasakan oleh Eun Kyo yang telah tiba di tempat tujuan. Eun Kyo dan Onew masih berdiri tepat didepan sebuah bangunan dua lantai yang bercat abu-abu dan bergaya minimalis.
    “Bagaimana ini Oppa?” tanya Eun Kyo khawatir.
     “Kita tunggu saja disini sebentar. Aku tahu Taemin pasti punya cara untuk kembali kesini secepatnya. Meski terkadang ceroboh, kupikir dia cukup cerdik…”
    Saat itu juga tiba-tiba hujan turun. Spontan keduanya langsung berlari menuju teras gedung untuk berteduh.
    Dari teras gedung, Eun Kyo bisa dengan jelas mendengar sebuah alunan lagu yang tidak asing lagi ditelinganya. Alunan yang begitu tenang dan membuat ia mampu mengingat sebuah memori yang sempat hadir dalam hidupnya.
    “Apa kita masuk kesana sekarang saja?” tanya Onew sambil menunjuk sebuah pintu auditorium tempat acara itu sedang berlangsung.
    “Tapi…”
    “Sudahlah.. percayakan dongsaengmu pada Taemin…”
    Akhirnya Eun Kyo pun mengangguk dan mereka berdua mulai berjalan masuk melewati sebuah pintu bertuliskan “The 1st Debut Kim JongHyun : My Soul” *asli Cuma ngarang nama albumnya ^^v*
    Tak salah lagi. Ini adalah sebuah konser debut Jonghyun. Jonghyunlah yang sengaja mengundang Onew, Eun Kyo, Hye Rin serta Taemin untuk menghadiri debut perdananya.
    Ketika Eun Kyo dan Onew berdiri tepat didepan pintu, mereka bisa melihat JongHyun tengah duduk dibelakang sebuah piano berwarna putih sambil menyanyikan sebuah lagu yang sebelumnya pernah di mainkan untuk Eun Kyo dari atas panggung.
    “Gamsahamnida…” Ucap JongHyun sesaat setelah ia selesai menyanyikan lagu itu. JongHyun sempat menghentikan kata-katanya saat menangkap senyum Eun Kyo terkembang ke arahnya. JongHyun pun membalas senyum itu dengan sangat manis.
    “Permisi.. apa kalian yang bernama Onew dan Eun Kyo?” tanya seseorang yang tiba-tiba berdiri didepan Eun Kyo dan Onew. Membuat keduanya terkejut dan hanya mampu saling menukar pandang.
***
Kurang lebih 10 menit kemudian bus yang ditumpangi Hye Rin dan Taemin menepi ke sebuah halte yang penuh dengan orang-orang berteduh. Merekapun langsung turun dan menunggu hujan reda disana.
    Rencana awal mereka gagal. Jangankan mencari bus yang berjalan kea rah berlawanan, berjalan meninggalkan halte ini saja tidak sanggup. Mereka benar-benar terpenjara disini sekarang.
    BRESS…
    Hujan masih saja turun. Angin semakin kencang dan membuat udara semakin dingin. Sedikit demi sedikit Hye Rin melangkahkan kakinya mendekati Taemin. Dan saat lengan mereka berhimpitan, Taemin menoleh.
    “Hehehehe. Dingin Taemin…” ucap Hye Rin sambil tersenyum garing.
    Taemin jadi tertawa geli melihat tingkah Hye Rin. Sejurus kemudian ia justru melingkarkan tangannya ke pundak Hye Rin untuk berbagi kehangatan.
    Saat itu juga, Hye Rin tiba-tiba menangkap sesuatu yang membuatnya tertarik.
    Tepat di seberang jalan tempat Hye Rin berdiri sekarang terdapat sebuah bangunan dengan tiang-tiang besar serta anak tangga yang menambah kemegahan gedung tersebut. Mirip seperti sebuah museum, Hye Rin pikir. Tapi bukan itu yang membuatnya tertarik. Justru sebuah banner seperbesar dengan lebar kira-kira 7 meter yang menggantung diatasnya.
    Banner bernuansa kehijauan itu menampakkan sebuah danau kecil dikelilingi bukit serta sebuah dermaga di sisi kirinya. Diatas dermaga itu terlihat jelas ada seorang yeoja menggunakan kaos ketat dan sebuah rok mini bernuansa pink yang tampak memunggungi kamera sambil menunduk.
    Sejenak Hye Rin tertegun menatap banner itu sekali lagi. Benar-benar terlihat familiar, sampai ia mengenali sebuah sepatu polkadot berwarna pink yang dipakai yeoja itu.
    Astaga! Tak salah lagi… itu dirinya!
***
    “Silakan duduk disini.” Ucap seseorang sambil mempersilahkan Onew serta Eun Kyo duduk di backstage. “JongHyun akan segera kemari saat break. Dia meminta kalian menunggu disini sampai ia datang.”
    “Oh.. ne~ gamsahamnida ahjussi.” Jawab Onew kepada seseorang yang ternyata adalah salah satu panitia di acara itu.
    Setelah menunggu kira-kira sepuluh menit, akhirnya JongHyun benar-benar datang dan berjalan mendekati mereka berdua dengan wajah penuh keringat. Namun masih saja ada sebuah senyum yang terkembang di wajahnya.
    “Tadinya aku sedikit khawatir karena kukira kalian tidak akan datang.” Ucapnya sambil tersenyum.
    “Oh mianhe jika kami terlambat, namun kami akan berusaha untuk datang di debut pertamamu ini, JongHyun. Chukkae! Sudah kukira kau pasti akan menjadi musisi besar.”
    Lantas JongHyun tertawa, “Gomawo Hyung.”
    Tepat saat itu juga, tiba-tiba ada seorang yeoja yang menyelusup diantara mereka dan langsung mengapit lengan JongHyun.
    “Aigoo~ ternyata kau disini chagi? Aku mencarimu dari tadi.” Ucap yeoja itu, manja.
    Spontan Onew dan Eun Kyo dibuat heran karena belum pernah bertemu yeoja itu sebelumnya.
    “Oh mian, perkenalkan, ini Shin SeKyung.” Ucap JongHyun mencoba menjawab pertanyaan yang sempat menyelusup di otak Onew dan Eun Kyo.
    “Yeojachingumu?” tanya Onew.
    “Ne~” jawab SeKyung mantap sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. Jabatan itupun disambut hangat oleh Onew serta Eun Kyo.
    Melihat senyum yang terkembang di wajah JongHyun, Eun Kyo jadi merasa lega. Setidaknya kesedihan namja itu tidak berlarut-larut karena pernah ditolak olehnya. Dan bahkan kini JongHyun telah menemukan pengganti dirinya.
“Ah iya, mana Hye Rin dan Taemin? Apa mereka tidak bisa datang?”
    “Um…” Onew tidak langsung menjawab. “Tadi mereka tertinggal di bus saat kami turun. Sepertinya mereka akan kembali kesini di halte berikutnya setelah hujan reda.” Papar Onew.
    “Halte bus berikutnya?” JongHyun tampak berfikir sejenak, lalu justru tertawa. “Hahaha, jika mereka sadar, kurasa mereka tidak akan kembali kemari meski hujan reda.”
    “Mwo?” Tanya Onew dan Eun Kyo kompak.
    “Kalian akan tahu sendiri. Dan aku berjanji akan mengantarkan kalian kesana setelah konser ini selesai.” Ucap JongHyun yang terdengar misterius.
***
    Ditempat lain, Hye Rin masih tidak percaya menemukan sosok dirinya sendiri berada dalam banner yang bahkan ia tak tahu kapan gambar itu diambil.
    Tanpa ia sadari ia melangkah maju mendekati gedung yang ada diseberang jalan itu. Padahal hujan masih sangat deras.
    “Chakkaman!” sergah Taemin sambil menarik lengan Hye Rin kembali berteduh di atap halte. “Kau mau kemana noona?”
    Hye Rin tak menjawab. Ia hanya menunjuk ke arah banner superbesar itu, dan spontan membuat Taemin terkejut saat menyadarinya. Taemin masih ingat benar kalau itu adalah sosok Hye Rin disaat ia ‘mencoba untuk berdandan’.
    “Apa noona ingin pergi ke gedung itu?” tanya Taemin penasaran.
    “Aku hanya ingin memastikannya Taemin.”
    Tanpa bertanya lagi, Taemin langsung saja melepas jaketnya dan menangkupkan jaket itu diatas mereka berdua untuk melindungi tubuh mereka dari hujan.
    “Biar kuantarkan.”
Ucapan Taemin membuat Hye Rin seketika terkejut. Namun yeoja itu menurut saja saat Taemin mulai menyusuri jalan menuju gedung itu, meski nyatanya air hujan masih saja membasahi sebagian baju yang mereka pakai.
 “Gomawo Taemin.”
Taeminpun mengangguk sambil mengibaskan rambutnya yang tak luput dari hujan.
Ketika mereka melangkah masuk, sudah jelas terlihat gedung itu benar-benar megah dengan atap yang tinggi. Disetiap sisi dindingnya terdapat berbagai macam foto berukuran besar yang tertempel dengan rapi.
Hye Rin tahu bahwa ia sekarang tengah berada di sebuah pameran foto yang ramai pengunjung, namun yang ia tidak tahu kenapa gambaran dirinya bisa tiba-tiba ada disebuah banner depan gedung ini.
“Noona, lihat!” Taemin menunjuk sebuah foto didekat pintu. “Ini foto Eun Kyo noona.”
Hye Rin pun terkejut melihat foto yang Taemin tunjuk. Disana terlihat Eun Kyo sedang menulis di papan tulis kecil. Ada pula beberapa foto lain yang menampakkan sosok Eun Kyo di tempat yang sama. Jelas sekali saat itu Eun Kyo sedang  mengajar di panti asuhan, seperti yang sering ia lakukan disaat musim panas.
Hye Rin jadi benar-benar bingung. Kenapa semua foto unnienya bisa ada disini? Dan bahkan Hye Rin bisa menemukan beberapa foto yang ia yakin itu adalah tempat-tempat didesanya.
Sejurus kemudian Hye Rin menebarkan pandangannya jauh ke setiap sudut ruang yang ramai ini untuk mencari tanda atau apapun yang sanggup menjelaskan semua ini.
Sampai Hye Rin terhenti pada sebuh kalimat yang tertera tepat diatas panggung kecil di sisi ruangan itu.
“The Sweet Summer”, itulah tema dari pameran foto ini. Terpampang begitu jelas namun sayangnya masih tak sanggup Hye Rin mengerti.
“Sudah kuduga kita akan bertemu lagi Hye Rin.” Ucap seseorang yang tiba-tiba berdiri diantara Hye Rin dan Taemin.
 “Minho?” Hye Rin terperanjat menemukan sosok Minho disana. Benar-benar diluar dugaannya.
Siang itu Minho tampak memakai sebuah jas abu-abu tanpa kancing dipadu dengan sebuah kaos berwarna putih. Meski menggunakan jas, penampilan Minho terlihat begitu santai. Dan rambutnya yang dulu sempat sedikit gondrong, kini tampak rapi dengan poni di sampingnya.
“Apakah semua foto unnie ini kau yang mengambilnya?” tanya Hye Rin to the point.
Minhopun tersenyum mengalihkan pandangan ke arah foto-foto itu.
“Ne~ ini semua kuambil saat aku berlibur ke desa kalian. Maaf jika aku tidak memberitahukannya lebih dulu…”
“Tapi kenapa…” ucapan Hye Rin terhenti saat ada seseorang berpakaian seragam tiba-tiba datang dan mengajak Minho berbincang sejenak.
“Oh mianhe Hye Rin dan Taemin, aku harus ke atas panggung untuk memberikan sambutan pembukaan pameran foto ini.” Ucap Minho kemudian menunjuk ke salah satu sudut ruangan. “Tunggulah disana. Nanti aku akan menemui kalian lagi.”
Awalnya Hye Rin ingin bertanya lagi, namun Minho lebih dulu pergi bersama orang berseragam itu. Akhirnya Hye Rin dan Taemin hanya mampu menuruti saran Minho. Mereka berdua berjalan menuju sudut ruang itu kemudian mengamati setiap foto yang tertera di sisi dinding.
Saat melihat beberapa foto yang terpampang disana, seketika Hye Rin terkejut. Objek foto itu bukan lagi Eun Kyo. Melainkan dirinya!
Dari sisi kiri, terpampang foto Hye Rin dan Taemin saat mereka mengantar kue menggunakan sepeda. Kemudian ada foto dirinya tengah berjongkok di tepi danau sambil mencoret-coret pasir bertuliskan nama “TAEMIN”.
Disana bahkan ada juga foto ketika  Hye Rin dan Taemin tengah berpelukan di atas bukit kecil. Hye Rin ingat betul saat itu saat pertama kali ia mengetahui perasaan Taemin.
Hye Rin menoleh sejenak ke arah Taemin, namja itu justru tersenyum simpul. “Sepertinya banyak sekali kenangan yang terekam di dalam foto-foto ini ya noona.”
Hye Rin tak sanggup membalas senyuman Taemin, ia hanya mengangguk lalu kembali mengamati deretan foto-foto itu.
Terlihat jelas ada sebuah foto dirinya tengah kembali memeluk Taemin dengan spot yang berbeda. Kali ini dia yang menangis. Menangis dalam pelukan Taemin di depan sanggojae karena waktu itu Key dan Minho pergi meninggalkannya.
Hye Rin sempat berfikir mungkin saja Minho yang juga mengambil semua foto candid ini. Namun anggapan itu seketika hilang saat ia melihat sebuah foto dirinya sedang bersama Minho di pinggir danau tempat di malam saat Minho mengutarakan perasaannya… saat dia pertamakali menangis…
Jika bukan Minho? Lalu?
Hye Rin mencoba menerka-nerka kemungkinan orang yang ada dibalik semua foto misterius ini. Sampai ia menemukan sebuah foto selca Key dan dirinya yang sedang tertidur di bahu Key sambil terduduk di atas lantai dapur.
Tak salah lagi, ini semua Key yang mengambilnya!
“Terimakasih untuk semua pengunjung yang bersedia datang ke pameran foto pertama kami…” ucap seseorang dari atas panggung.
Sebuah suara yang tidak asing tiba-tiba menyelusup di telinga Hye Rin. Spontan gadis itu menoleh. Ternyata itu Minho dengan seseorang yang berdiri disampingnya dan kini mulai berbicara.
“Aku dan Minho mendapatkan semua foto inspiratif ini dari sebuah desa kecil yang sangat indah dan memberikan banyak pengalaman…” lanjut sosok itu dari atas panggung.
Hye Rin sempat tak percaya akan apa yang ditemukannya. Sosok itu terlihat begitu familiar. Gaya bicaranya yang sedikit angkuh serta nada dari ucapannya yang terdengar khas membuat Hye Rin benar-benar yakin akan apa yang baru saja dilihatnya.
Siapa lagi kalau bukan Key. Key yang dulu sering mengusik kehidupan Hye Rin dengan omelan-omelannya dan justru harus pergi disaat Hye Rin mulai menyukai sosok itu.
 “Lewat lembar demi lembar foto ini, kami berharap kami mampu memberikan inspirasi serta menyampaikan arti dari sebuah ketulusan… harapan…” Key tiba-tiba menghentikan kalimatnya saat menangkap sosok Hye Rin tengah memandangnya dari kejauhan. “ dan…cinta…” ucap Key mengakhiri kalimatnya.
Rasanya tenggorokan Key benar-benar tercekat dan tak mampu berkata apapun lagi. Jantungnya tiba-tiba berdegup dengan kencang serta nafas yang tertahan.
Key tak sepenuhnya percaya sosok Hye Rin benar-benar didepannya sekarang.
Tatapan Key dan Hye Rin saling beradu dalam beberapa saat, sampai tanpa sadar Key mulai perlahan melangkahkan kakinya menuruni panggung.
Untungnya Minho yang memahami situasi ini langsung mengambil alih dan mulai melanjutkan kalimat Key yang tertunda. Membuat perhatian penonton tetap tertuju ke atas panggung.
Hye Rin hanya mampu berdiri mematung saat langkah Key semakin memperkecil jarak antara mereka berdua. Entah kenapa disaat moment yang paling ia tunggu-tunggu ini hadir, ia justru tak tahu harus berbuat apapun.
“Aigoo~ kenapa kau basah kuyup seperti ini bawel?” tanya Key tiba-tiba dengan nada bicaranya yang khas.
Hye Rin masih diam. Matanya masih menatap lekat ke arah Key yang memperhatikannya heran. Key berbicara seolah-olah tidak terjadi apapun diantara mereka… seolah-olah dulu Key tidak pernah membuat Hye Rin bimbang akan perasaannya sendiri…seolah-olah tidak ada waktu empat bulan dimana Hye Rin tak pernah berhenti memikirkan dirinya…
 “Hyung, ternyata kau penyelenggara pameran ini juga?” tanya Taemin mencoba memecahkan kebekuan. “Apa foto-foto disana itu Hyung yang mengambilnya?”
Key tersenyum sekilas kemudian kembali mengalihkan pandangannya ke arah Hye Rin. “Apa kau baik-baik saja Hye Rin?”
Baik-baik saja? Bisa -bisanya Key masih bertanya demikian.
Mungkin itu pertanyaan terbodoh yang pernah Hye Rin dengar. Mana mungkin dia bisa baik-baik saja setelah sebelumnya Key berhasil mengusik kehidupan Hye Rin kemudian pergi begitu saja hanya dengan meninggalkan sebuah kalimat bertuliskan ‘Saranghae’? Bahkan kalimat singkat itu mampu membuat Hye Rin tersadar bahwa ia juga memiliki perasaan yang sama.
Dan kini, setelah sebuah takdir yang aneh mempertemukan mereka, mana mungkin Hye Rin baik-baik saja?
Ingin rasanya Hye Rin memeluk Key atau bahkan meneriakkan ke seluruh isi ruangan kalau ia benar-benar mencintai sosok namja itu. Tapi sayangnya yeoja itu hanya terdiam membeku di tempat ia berdiri.
“Annyeong~” sapa seseorang dari arah pintu. “Mian aku datang terlambat. Konserku baru saja selesai…”
“JongHyun Hyung?” pekik Taemin melihat kedatangan JongHyun bersama Onew, Eun Kyo dan seorang yeoja yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.
“Wah Taemin dan Hye Rin sudah lebih dulu sampai rupanya..” ucap Onew sambil tersenyum. Sedangkan Eun Kyo justru tampak heran dengan foto-foto dirinya yang terpajang disana.
Tepat saat itu juga ada segerombolan pengunjung berumur belasan yang tampak heran melihat ke arah Hye Rin serta Eun Kyo, sepertinya mereka mulai menyadari sesuatu.
“Ah! Bukankah mereka berdua itu yang menjadi objek dalam foto-foto disini?” ucap seorang yeoja berambut blonde. Suaranya terdengar sedikit keras, membuat pengunjung lain ikut menoleh ke arah Hye Rin dan Eun Kyo.
Hye Rin yang sebelumnya terdiam dan saling pandang dengan Key, kini mulai bereaksi. Bola matanya memutar ke arah pengunjung di sekitarnya. Astaga! Mereka semua kini tengah menatapnya aneh!
Spontan Hye Rin pun merasa malu dengan keadaannya sekarang. Dengan baju basah kuyup, rambut berantakan dan yang lebih penting dari semuanya, Hye Rin rela dengan penampilan aneh seperti ini hanya untuk memastikan keberadaan sosok namja yang ada dihadapannya sekarang. Bahkan namja itu tidak memberikan reaksi apapun, membuat Hye Rin akhirnya memutuskan untuk kembali melakukan kebiasaannya disaat galau seperti ini. Yaitu pergi secepatnya sebelum dia tidak mampu mengendalikan emosinya lebih lama lagi.
Segera saja Hye Rin berlari. Menabrak beberapa orang yang menghalangi jalannya, membuka pintu kaca dengan kasar kemudian menerobos hujan yang ternyata masih saja turun sangat deras.
Hye Rin sempat mendengar teriakan serta sergahan agar dia tidak meninggalkan tempat itu. Namun yeoja bebal ini masih saja melanjutkan langkahnya meski ada bagian dari dirinya yang menginginkan untuk tetap tinggal disana.
DEG!
Tepat di ujung tangga depan gedung itu, langkah Hye Rin tiba-tiba berhenti. Bukan karena sebuah teriakan atau genggaman tangan dari seseorang. Hanya saja Hye Rin merasakan ada dua tangan yang memeluk lehernya dari belakang. Seseorang yang jauh lebih tinggi darinya, namun ia masih tak tahu sampai suara namja itu mulai terdengar.
“Mianhaeyo Hye Rin…” ucap namja itu tepat di telinga Hye Rin untuk menyaingi kerasnya suara hujan.
“Aku tahu aku salah…” lanjutnya. “Aku hanya tidak ingin mengusik kehidupanmu lebih lama lagi…”
Hye Rin tertunduk dalam menyadari sosok Key lah yang ada tepat dibelakangnya sekarang. Tapi dia masih saja terdiam dan tak tahu harus berkata apa.
“Kau boleh pergi setelah ini jika kau benar-benar tidak ingin bertemu denganku lagi… tapi aku hanya ingin kau tahu Hye Rin, kalau apa yang pernah kutulis dalam secarik kertas origami itu masih kurasakan sampai sekarang…”
Kalimat yang terlontar dari bibir Key itu spontan membuat Hye Rin terperanjat.
Hye Rin tak tahu apakah dia harus merasa senang atau sebaliknya. Yang jelas nafasnya mendadak terhenti sementara matanya kembali memanas.
“Saranghaeyo Hye Rin… jeongmal saranghae…”
Dan kini, Hye Rin tak sanggup lagi menahan air yang telah bergumul di kelopak matanya. Perlahan air matanya jatuh satu persatu berbaur dengan tetes-tetes air hujan.
***
“Semenjak kalian pergi dari sanggojae itu, sudah lama kita semua tidak makan bersama-sama.” Ucap Onew sambil tersenyum. “Aku benar-benar merindukan saat-saat seperti ini.”
    “Ne~ aku juga merindukannya Hyung.” Sahut JongHyun. “Apalagi masakan Hye Rin. Sudah lama aku tidak merasakannya.”
    Ucapan JongHyun langsung membuat Hye Rin tertawa, “Tentu saja Oppa. Masakanku memang yang paling enak.” Jawabnya sambil melirik ke arah Key yang duduk disampingnya.
    “Ya! Siapa bilang! Tentu saja masakanku lebih enak!” protes Key. “Iyaa tidak Taemin?” tanyanya mencoba mencari dukungan Taemin.
    Taemin yang penurut itupun hanya sanggup mengangguk-ngangguk dengan terpaksa. “Ne.. ne… ne..” jawabnya tidak ikhlas.
    Melihat tingkah lucu mereka, spontan membuat yang lain tertawa. Suasana makan malam saat itu menjadi terasa begitu hangat dengan canda yang sudah lama tidak mereka temukan.
    Minho bisa melihat dengan jelas sebuah kebahagiaan yang terpancar di wajah Eun Kyo dan Onew yang terlihat begitu serasi. Kemudian ada JongHyun yang telah menemukan sosok SeKyung yang berhasil menggantikan posisi Eun Kyo di hatinya. Ada pula Taemin yang selalu saja tersenyum tulus dan tampak begitu menyayangi kedua ‘noona-nya’ sekarang. Dan yang terakhir pasangan – Key dan Hye Rin – yang baru jadian beberapa jam lalu namun sekarang masih saja saling bertengkar, sama seperti saat mereka pertama kali bertemu.
    Minho pikir ini adalah moment yang sangat berkesan. Akhirnya dia meraih sebuah kamera dari dalam tasnya dan…
    “Say… KIMCHI!!”
    KLIK!
    Jadilah selembar foto dengan ribuan kebahagian yang terpancar didalamnya.
    Kebahagiaan yang mungkin tidak akan terjadi jika tidak ada insiden tabrak es krim ataupun kantung belanjaan yang robek. Dan kebahagiaan yang akan terus ada meski musim panas yang manis telah berganti dengan musim-musim lainnya…
    (soundtrack ending: fly high. Kekekeke~)
-END-

    Fiuhh… akhirnya ending juga ni FF. kekekeke~ kalo yang ini ending beneran. Udah ngga ada penawaran2 lagi. Hehehe
    Gamsahamnida buat semua readers yang masih setia nunggu FF dari saya. *plak! Siapa juga yang nunggu XD
    Mian kalo part ini panjang banget dan ending of endingnya jelek. Maklum, saya author amatiran ^^v.
   Oh iya, buat semua readers yang udah baca ni FF, author mohon dengan sangat buat ninggalin jejak berupa komen.author beneran kecewa sama yang udah baca tapi keluar gitu aja tanpa ninggalin jejak, padahal statistik nunjukin kalo tiap part yang saiia post itu di baca lebih dari 30 orang setiap harinya. tapi sayang hanya 1 sampe 2 orang yang SADAR yang lain (maaf) NGGA MAU MENGHARGAI.
jadi kalo ngga punya niat buat komen, ngga usah baca. daripada entar DOSA! gomawo.

105 comments:

  1. Siapa juga yang nunggu?
    Aku nunggu FF ini setiap hari lhoooo!! *protes*

    Masih mau buat FF lagi gak, eonni? Kalau masih mau bikin lagi, bilang ya! :D

    ReplyDelete
  2. hahaha. jinja?
    ne~ besok aku post lagi deh ^^

    ReplyDelete
  3. Eonni... aku nggak tau arti jinja itu apa ._.

    Yeyey, hore hore!! \(^0^)/

    ReplyDelete
  4. hahaha, jinja itu 'benarkah?'

    ReplyDelete
  5. kalau chakkaman itu tunggu ya artinya, un?

    ReplyDelete
  6. wahihi... akhirnya selesai juga ff'nya.. :)

    ReplyDelete
  7. aku udah baca dari part 1 sampe terakhir :) maaf ga komen di part sblmnya karna kupikir aku bisa komen di part terakhir! sumpah liat beberapa adegan (?)aku sampe nangis :'( pas banget disebelah ada sekotak tissue :p tapi beneran ini FF bener2 menyentuh :)

    nah, jjong-sekyung, eun-onew, rin-key, indri-taemin :P minho-sama temenku :)

    ReplyDelete
  8. ne~ gag papa. makasih ya udah mau baca.
    makasih juga udah mau komen. *ambil tisu satu kardus.

    wkwkwkwk

    ReplyDelete
  9. keren ffny...part terakhir2 bikn terharu...ditunggu ff selanjutnya^^

    ReplyDelete
  10. Hohohoho...
    Sebenernya baru tadi sore nemuin FF ini, terus aku baca nyampe ke sini.
    Sebenernya sih mau komen dari pertama, tapi karena rasa penasaran terus ngejar-ngejar, jadi baru komen skr :D.
    Ceritanya bagus :D, alurnya nggak berbelit-belit & berhasil bikin orang yang ngebaca penasaran setengah mati setiap di akhir chapter :D.
    Tokohnya juga kesannya nggak begitu 'dipaksain' ( susah ngejelasinnya :D ).
    Alur ceritanya juga berhasil ngebuat orang yang baca serasa 'dibawa' langsung masuk ke dalam cerita. Jadi disaat tokoh utamanya kesel, kita juga diem-diem bisa ikut ngerasa kesel :D.
    Disaat bagian yang mengharukannya, bisa ngebuat orang nangis juga.
    Akhirnya juga bagus banget :D.
    Pertamanya agak nggak nyangka kalo mereka semua bakal ngumpul lagi :D.
    Pokoknya aku kasih 4 jempol, deh :D!

    ReplyDelete
  11. wah aku jadi speechles. ngga tau mau ngomong apa/
    gamsahamnida yaa~
    *hugg

    ReplyDelete
  12. waaaaaaa aku suka banget ceritanya... chingu bern=bakat banget... hehe... aku aja buat FF gag jadi2... hehe
    Hwiating yakk..

    ReplyDelete
  13. ye,, aku suka.. ending yg ini,,,, oy buat nanggpin pengumuman di ats,, maaf yh,, ak bca ff nya cm ksh kmen di bbrpa part cz,, wkt mo ksh cment kbru,,, ngantuk.. ehh ktdran dh,, plus,, wkt di skolah,, kbru bel bunyi n g smpet dh,, ..(plakkk) cr alasan ajj heheeh,, tp it bnr kok ,,, :) sukses buat ff ny,, yg akn dtg dh,,,, n tmbh kren ff ny,,, :):)

    ReplyDelete
  14. aku udah baca dri part prolog-after... gak ada waktu buat kasih koment karena sibuk baca ff kamu yg mengharu biru ini.... mianhae.... ^_^

    ReplyDelete
  15. @desi: hahaha ne~ gwenchana chinguu. gomawoooooooo yaaaaaaaaa~
    @tika: ne~ gamsahamnida chingu *bow

    ReplyDelete
  16. btw ichaichez rajin2 aja yaa nulis d blognya... aku suka tulisan2 mu chingu... aku bkal jadi reader tetap blog mu... okeh...!!! Hwaiting..... \^o^/

    ReplyDelete
  17. hehehe. makasihhhhhhh bangetttt

    ReplyDelete
  18. you should write it in a form of a novel,,, it's good!

    ReplyDelete
  19. Tiap aku baca FFnya Eonnie, apalagi yg ini... perasaannya selalu kebawa... untuk FF yang ini... aku udh nangis lebih dari 2x... ini Endingnya keren banget... Bikin FF yang banyak lagi ya Eonni... Hwaiting!

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah iya kahh?
      *sodorin tisu
      makasihh sayaangg
      iya kog. makasih yaa

      Delete
  20. benar2 keren eonni..sampe' mo tidur ja hruz berfikir berkali2..coz penasaran pengen cpet" klar bcanya sii..
    mav ru bisa coment :)

    ReplyDelete
  21. daebak abis thor! ga nyangka minho bs jd fotografer gitu.. *reader baru,jd baru bs komen.. :))*

    ReplyDelete
  22. woooo...icha eonn!! daebak!!
    aku baca FFnya dlm wktu 2 jam, ckck

    eonn, mian yaa ku gk komen di semua part.
    tapi aku sangaat sukaa FFnya
    dan sangat paham perasaan eonni terhadap silent reader.

    endingnya gk ketebak, dan cool bangeet.
    lain x aku mampir lagi yaa
    tugas menumpuk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. jinja?
      ngebut banget O.O

      iya gapapa makasih ya udah koimen :)
      wahaha naee.
      ditunggu ya. hihihi

      Delete
  23. yaaaaaaaaaaahhhh..
    kirain hye rin bakal jadian sama taemin, ternyata balik lagi sama key. Ending yg gak ketebak..
    chingu jjang..
    hehe..

    ReplyDelete
  24. thor, mian nih, kmaren aku baca ni FF lewat hp n ntah knapa gak bisa comment, jd aku comment nya di part terakhir aja yah :D
    sesuatu bgt deh ni ff bikin hatiku tak menentu (?)
    itu key bener2 romantis dah, tapi taem kasian kirain taem bakal ada harapan lagi, mending taem ama minho aja dah berdua >,<
    satu kata lagi buat nih ff "SADAAPPPP"
    hwaiting thor ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gapapa
      iya kah?
      wah makasih sayaang

      Delete
  25. sedih....senang....lucu...campur aduk dech udah baca ff ini....bener bener bikin aq nangis pa lagi waktu taemin nyatain peasaannya...aq nangis d tempat kerjaku....(malu maluin yach...^__^)
    tapi aq pengen yang ceritanya pemeran utamanya taemin donk eonni...kasian taemin ditolak terus cintanya....

    hwaiting terus buat eonni yang udh kerja keras bikin ff ini...

    maaf kalua gag bisa comment d setiap part ff nya yach...cz aq bacanya di sela2 pekerjaan aq...hehe..
    gomawo ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gapapa
      makasih ya sayangg.
      seneng deh ^^

      Delete
  26. wahh gamsahamnida semuaaa. *bingung mau ngomong apa.
    gomawooo komennya ^^

    ReplyDelete
  27. ffnya benar2 nguras bathin ma fisik (?)
    salut sma kak icha..
    lanjutin ff SHINee lagi yaaaaa

    ReplyDelete
  28. nguras hati deh bener bener (y) uwaaa jadi kebawa suasana banget apalagi envy berat sama hyorin-ah hoho tapi gimana nasibnya minho?? that's cool bikin novel aja eon~~fighting!bikin ff shinee lainnya yaaa^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. jinja?
      wah makasih syang.
      iya baru rencana. doain ya ^^

      Delete
  29. Key...
    Key....
    Key........
    aq pengen punya namjachingu yg aneh bin nyeleneh kaya Key......
    kekeke
    Suka deh sm karakter Key dalam ff ini, "LUCU" (?)

    ReplyDelete
  30. waaaaahh makasih semua *ngasih tisu.
    bingung mau jawab apa. gomawooooo

    ReplyDelete
  31. wuuiiishhh.....ff nya keren bgt eonni...
    aku smape terharu T_T
    jgn bosan bkin ff nya y eon...
    terutama ttg SHINee..;)
    pkoknya keren bgt...

    ReplyDelete
  32. kereeeeennnnnnn.... kapan ya aku bisa kaya eonni??? icha eonni!!!!! kereennnnnn banget fanfic2nya eonni,,,,,, terus2 buat ff ya eon,,, aku bakal jadi readers setianya eonniiiiii... icha eonni hebat!!!!!! :)

    ReplyDelete
  33. gomawooo semuanya.
    hahaha. siaappp.
    makasih makasih :D

    ReplyDelete
  34. aku suka, aku suka , aku suka :)

    ReplyDelete
  35. Aigoo~
    Habis aku baca semua chapter ada rasa seneng, lucu, sedih, dan getir gimana gitu..
    Beberapa saat aku sempat nangis gra2 ff ini #curcol

    Senpai hebat!! Bisa buat kata2 yg 'ngeh' banget!!
    Keep fighting!! Keep Writing!! :)

    ReplyDelete
  36. SSUKAAAA BANGEEEEEEET!!!!! WAAAH AUTHOR DAEBAK!!! SUKA BGT BGT BGT !!!

    ReplyDelete
  37. ending yang menarik, aku harap aku bisa membuat cerita kyak punya eonni, makasih sekali lagi udh membuat sebuah inspirasi di fikiranku sekarang eonni.. Terimakasih!! ^^

    ReplyDelete
  38. bersyukur banget bisa ketemu blog yg keren abis kayak gini :D oh ya, mian kalo saya termasuk org2 yg cmn suka baca tanpa meninggalkan jejak, hahaha.. padahal saya udh ngobrak-ngabrik blog ini -__-

    ReplyDelete
  39. kyaaa
    gomawo semuaaaa.
    seneng kalo bisa jadi inspirasi :)

    ReplyDelete
  40. DAEBAKkkk

    Thor, kok aku gak dimasukin sih? #emangloapaan(?)
    soalnya kan EunKyo-Onew, Hyerin-Key, Minho-... aku dong#maksabgt..
    aku istrinya minho tahun 2020.. kekeke

    kalo HyeRin mesti tu si author.. :D

    ReplyDelete
  41. Thor, kapan2 bikinin aku FF dongg,, aku jadi Cast juga gitu #segampangitu?

    kekekekeke

    ReplyDelete
  42. wkwkwkwkw ngarep. #plak!
    rahasia donggg.
    kekeke
    mian, aku ngga nerima FF requets ._.v

    ReplyDelete
  43. iya kok un, tau,, kidding aja kwkwkwk,,, :D
    bikin FF romance dong un.. :D

    ReplyDelete
  44. Aku suka banget sama FF ini! Bener" menyentuh,maaf kalo sejak dari part 1 aku gak komen FF author,tapi overall aku menghargai kerja keras author,ceritanya keren banget *bow*

    ReplyDelete
  45. wwwwwaaawww FF nya keren!!! aku ska bnget!!!
    hehehehehee q ska karakter key !!! xixixixi*g ad yg nanya'* ^^

    hhhmmmm ending ny bgus,, bnar" mnyedihkan skligus jg bhgia!!!! q smpe' bca ulang!!! heheheheeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah makasihhh
      aku juga suka. hehehe

      Delete
  46. Daebak eonnie!!! Aku speechless baca. Awalnya aku sempet gregetan ama minho, tapi untungnya semuanya berakhir baik. Gamshahamnida eonnie karena untungnya di ending minho ngga ama siapa2, aku bahagia #abaikan sekali daebak. Ohiya salam kenal ya eonnie :)

    ReplyDelete
  47. eon kalo bikin ff di fb tag aku yah DubuDaryn Tofu eon

    ReplyDelete
  48. Eon berhasil banget buat aku jatuh cinta sama ff ini, maaf kalo part2 sebelumnya jarang komen, soalnya akhir dari part itu pasti buat orang penasaran dan spechless gatau mu komen apa, hahaha
    aku setia menunggu ff mu selanjutnya, :)
    Kalo buat novel kasi tau yaa~ xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah jinja?
      makasih sayangg.
      amin amin lagi diusahain. doain yaaaaaa

      Delete
  49. satu kata buat ff ini "KEREN" \(^o^)/,aku sampe terhanyut-hanyut[?](✿◠‿◠) setiap baca kisahnya,mianhe ya eonnie kalo baru komen (╯︵╰,)

    ReplyDelete
  50. endingnya keren^^,
    Taemin gak punya pasangan kan? sini buat aku aja *digampar
    xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. maksih sayaang.
      haha jangan. buat aku aja :p

      Delete
  51. Endingnya keren, seneng bgt. Bagus. Banget. Keren. Cool. Titik. XD

    ReplyDelete
  52. daebak.....
    keren banget...
    knpa ga di bkuin aj sekalian, psti keren banget....

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin amin amin.
      ini baru diusahain.
      doain juga ya ^^

      Delete
  53. ini ff pertama yang aku baca , sumpah keren banget . jadi tertarik pengen baca ff selanjutnya lagi dari yang buat ff ini. keren banget keren banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah makasih sayangg.
      selamat mebaca :D

      Delete
  54. good job! hehehe ngomong2, bikin trailer pake app apa? hehehe bagus~ :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe pake movie maker ^^
      makasih yaa

      Delete
  55. Kyaaa...
    Akhirnya tamat
    Mian baru komen di part ini u.u
    Soalnya aku baca ngebut 1 hari
    Hoho xD
    Sungguh, ceritanya bagus
    Bikin terhanyut ..
    Pertamanya sih sedih pas Jjong ditolak
    Juga pas Hye Rin ditinggal T^T
    Nyerasa kaget saat Minho ngaku perasaannya, gak dari dulu ajah *geleng-geleng*
    Pokoknya campuraduk deh
    Sedih (pas Taem ditolak), seneng (momen bahagia bersama), kesel (pas Minho jalan mulu sama Eun Kyo), kaget (pas Minho ngaku perasaanya), galau (beberapa acara penolakan), ketawa (adu mulutnya Key-Hye Rin), nyesek (pas Hye Rin nangis), pokoknya BUANYAAAAKKKK banget :D
    Oke oke
    Aku usahain baca FF eonni yang lain, secepatnya
    Gomawo untuk kerja kerasnya bikin FF ini *big hug*

    Annyeong~

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah udah baca semua part ya?
      nae gwenchana :D
      iya kah? makasihhh
      wkwkwk *speechless
      hehe makasihy ya udah mau ninggalin jejak dan komen banyak bangett
      oke selamat baca ffku yang lain juga ^^

      Delete
    2. Ini kali kedua aku baca ff the sweet summernya eonni, dan sekali lagi nggak ada kata yang patut mewakili penilaianku sma ff eonni selain kata DAEBAK!!

      aku suka banget semua ff eonni terutama the sweet summer. Feelnya dapet benget, tau nggak, ff eonni ini berhasil ngebuat aku nangis and galau semalaman #ini gak becanda lo !
      Apalagi aku bacanya sambil dengerin lagu SHINee and yang buat aku paling meweek waktu part 17 A yang waktu lagunya Please dont go. Aku butuh waktu beberapa menit untuk nenangin diri dulu sebelum baca part 17 B, dan anehnya ini udah kali kedua aku baca ff eonni dan aku masih tetap nangis...

      Sekarang aku udah mulai nyimpulin sesuatu,Eonni adalah author favoritku dan semua ff eonni aku suka :')

      Aku nggak bisa lagi berkata apa-apa eon, mungkin komentku ini kedengeran lebay tapi emang ini yang aku rasain lo eon.... Nggak ada yang ditambah-tambah. Ini ff pertama yang berhasil ngebuat perasaanku campur aduk dan entah kenapa ngebuat aku jadi suka key :D, Padahal awalnya aku Flamers lo...

      Hehehehe, makasih ya eon udah dengerin curcolku ini, ini penyampaian hati lo :D

      Terus berkarya ya eon, mudah2an ff nya bisa dinovelin.... Dan aku berharap banget bisa kenal lebh dekat sama eonni ichez #yah curol lagi

      Ya udah kalau gitu aku kabur dulu ya eon.... Anyeooong!!!

      Delete
    3. wah jinja?
      yampun say aku juga jadi speechless bacanya. padahal aku masih ngerasa FF ini punya banyakk banget kekurangan.
      ampe nangis kaya gitu?
      hwaaa ga nyangka ternyata bisa nyampein feel nya. kirain cuma bakalan biasa aja.
      iya aku percaya kog. ^^
      aduh aku jadi bingung ini mau ngomong apa.
      ini mungkin komen terpanjang pernah aku dapet.
      yang jelas makasiiihhhh banyakkk
      komen kamu jadi bisa naikin semangat ^^
      semoga next FF ku bisa lebih bagus dari sweet summer yaa. hehe aminn
      sekali lagi makasihhh
      makasih juga buat keomennya.

      Delete
    4. Cheonma eon :) :)

      Bener kok,aku emang nangis waktu itu.. Padahal udah jam 1 malam and smua tmen2 sekamar ku udah pada tidur, untung deh mereka udah tidur :D

      Amiin, aku doain supaya ff eonni jdi tambah sukses and bisa bikin novel , aku nunggu banget lo !

      Delete
  56. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  57. aku langsung ketawa ka pas baca shin sekyung^^ keren kereeeeenn

    ReplyDelete
  58. wow, epilog yang lagi2 ga diduga..
    ternyata perasaan taemin yg uda menganggap keduanya sebagai eonni saja, bahkan sudah tak menyimpan perasaan cinta sama hyerin...
    ga nyangka ternyata bakal berakhir sama key, org yg selalu bertengkar dari awal..hohoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya.
      soalnya emang udah jodoh, mau gimana juga paasti bakalan balik. wkwkwk

      Delete
  59. jjong-sekyung aslinya emang jadian kan dulu hehe :D daebak bgt ceritanya eon! bagian romancenya beneran kerasa banget! aku suka banget yang bagian romance key-hyerin!!! XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya emang :P

      kikikikik, makasih ya ^^

      Delete
  60. aaaa kecebadaaaay ^_^

    ReplyDelete
  61. Love this ff soooo much!! ^^

    ReplyDelete
  62. Author DAEBAK!!
    Aku ampe kebawa cerita lho *tarik tisu
    Terus upload FF ya Eon!! Hwaiting~

    ReplyDelete
  63. Kak Icha, kalo aq boleh usul..


    Buatin ff romantisnya Minho sama Kim Kyaera doooooooooooong!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kekkekek, itu nama korea kamu yaa?
      ga janji ya :P

      Delete
  64. maaf baru bisa komen :'(

    ff nya bener" keren dari semua ff ini aku paling suka ff ini sama fuchsia bener" terbawa suasana...

    *kasian taemin nya

    ReplyDelete
  65. huaaaaaaaaaa,,bguss bgt. . .cba FFnya pake tulisan korea,,x aj shinee baca. . pasti mreka suka ^^

    aq tunggu crita slnjutnya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha makasih.
      wkwkwk sayangnya ga bisa bahasa korea :p

      Delete
  66. Annyeong Eonni.. aku pengunjung baru ..aku ngunjungin blog eonni atas info oppaku yang fansnya eonni.. dan ternyata bener katanya... FF eonni DAEBAK!! AMAZING!! aku rangkum semua komerku di FF The Sweet Summer di sini..
    Aku baca semua komentar aku setuju, nangis, senyum, ketawa... semua jadi satu...
    Pokoknya SERATUS jempol buat eonni :D
    Cocok banget kalo dijadi'in NOVEL... setuju sekali...
    Ghamsahamnida udah bikin FF sebagus ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah oppa kamu fans aku? jadi ga enak. #plak

      wah makasih say.
      amin amin hehe

      Delete
  67. keren menyentuh banget........

    ReplyDelete
  68. daebak... :)

    ReplyDelete
  69. ending yang sangat mengagumkan author...Happy ending lah yg slalu diinginkan readers...
    tp knpa ad shin sekyung????aku tidak suka yeoja satu itu....

    ReplyDelete
  70. akhirnya happy ending :'))) aku senang dengan happy ending~~~~ heheheh oiya maaf ya eonn commentnya baru di part terakhir, soalnya pas bacanya itu udah kebelet(?) pengen baca part selanjutnyaaaaaa. wkwkwk.
    Jadinya gitu dehh~ pokoknya daebak eon ffnya!! kukasih 5 jempol :D

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...